<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TEKNIK INFORMATIKA &#187; bahasa pemrograman</title>
	<atom:link href="http://teknik-informatika.com/tag/bahasa-pemrograman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teknik-informatika.com</link>
	<description>Teknologi Informasi &#124; Sistem Informasi &#124; Ilmu Komputer &#124; ICT</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jun 2010 01:46:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perl, PHP, ASP, JSP</title>
		<link>http://teknik-informatika.com/perl-php-asp-jsp/</link>
		<comments>http://teknik-informatika.com/perl-php-asp-jsp/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 23:13:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Perangkat Lunak]]></category>
		<category><![CDATA[asp]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[jsp]]></category>
		<category><![CDATA[perl]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknik-informatika.com/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi Perl, PHP, ASP, dan JSP
Oleh Faisal Akib
Ketika kebutuhan aplikasi di internet / web semakin meningkat maka HTML dirasakan kurang sehingga berbagai teknologi baru diperkenalkan untuk memperkuat HTML. Aplikasi kemudian dibedakan atas dua macam, yaitu server-side dan client-side. Aplikasi server-side melakukan sebagian besar operasi datanya di lingkungan server, dan mengirimkan hasilnya ke client. Aplikasi client-side [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">Teknologi Perl, PHP, ASP, dan JSP</span></h1>
<p>Oleh <a href="http://teknik-informatika.com/about-faisal-akib/"><strong>Faisal Akib</strong></a></p>
<p>Ketika kebutuhan aplikasi di internet / web semakin meningkat maka HTML dirasakan kurang sehingga berbagai teknologi baru diperkenalkan untuk memperkuat HTML. Aplikasi kemudian dibedakan atas dua macam, yaitu <em>server-side </em>dan <em>client-side</em>. Aplikasi server-side melakukan sebagian besar operasi datanya di lingkungan server, dan mengirimkan hasilnya ke client. Aplikasi client-side melakukan sebagian besar operasinya pada komputer client, dan hanya minta layanan beberapa data dari server. Aplikasi server-side biasanya diterapkan untuk aplikasi yang memerlukan database secara intensif, sedangkan aplikasi client-side diterapkan pada manipulasi formulir dan interaksi dengan user. HTML dan JavaScript lebih sesuai untuk aplikasi client-side, sedangkan untuk aplikasi server-side diperkenalkan beberapa teknologi seperti Perl, PHP, ASP, dan JSP yang ditunjang oleh basis data MySQL.</p>
<p>Pada awalnya ada dua grup yang mengembangkan script untuk keperluan web, grup pertama adalah pendukung Microsoft yang pada awalnya mengembangkan VBScript berbasis bahasa Visual Basic, kemudian disusul ASP dan ActiveX. Grup kedua adalah pendukung Netscape yang pada awalnya mengembangkan bahasa script <em>LiveWire</em> tetapi kemudian diubah namanya menjadi JavaScript. Walau demikian VBScript dan JavaScript hanya script yang digunakan untuk aplikasi client-side.</p>
<p>Keinginan untuk menciptakan aplikasi pada server-side kemudian memunculkan bahasa <em>PERL (Practical Extraction and Report Language)</em>, walaupun pada dasarnya diciptakan untuk pemrosesan teks. Perl adalah bahasa interaktif yang digunakan untuk membuat modul CGI (<em>Common Gateway Interface</em>), modul yang bisa menjalankan apliakasi disisi server. Perl pada awalnya dikembangkan oleh komunitas pengguna UNIX, kini sudah tersedia bagi pengguna Microsoft Windows. Informasi lebih lanjut tentang Perl dapat diakses dari situs-situs berikut:</p>
<ul>
<li>Webopedia (webopedia.internet.com/TERM/P/Perl.html)</li>
<li>PERL Reference Site (<a href="http://www.perl.com/pub">www.perl.com/pub</a>)</li>
<li>About.com (perl.miningco.com/compute/perl/)</li>
<li>Win32 users (www.ActiveState.com/)</li>
</ul>
<p>PHP (Personal Home Page) awalnya dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 untuk memperkaya tayangan halaman web pribadinya. PHP versi 1 adalah kumpulan script <em>Perl</em> yang dibuat oleh Rasmus untuk keperluan halaman web yang dinamis. Kemudian script-script tersebut ditulis ulang dalam bahasa C dengan tambahan fasilitas form HTML dan koneksi mySQL, dan versi ini dikenal sebagai versi 2 dari PHP, yang diperkenalkan pada tahun 1996. PHP versi 3 diluncurkan pada tahun 1997, dimana pada versi ini dilibatkan enam programmer untuk menambah fasilitas dan kemampuan PHP, versi ini menjadi populer di dunia internet. Pada akhir tahun 2000, PHP versi 4 diperkenalkan dengan integrasi Zend Engine buatan Zeep Suraski dan Andi Gutmans yang telah memuat protokol HTTP sebagai suatu kesatuan. Kini jutaan situs web telah memanfaatkan PHP termasuk portal prusahaan besar seperti Mitsubishi, Redhat, NASA, MP3-Lycos, dan sebagainya. Pada Gambar Contoh Kode PHP dalam HTML, disajikan contoh kode PHP dalam file HTML. Perhatikan bahwa instruksi PHP diapit oleh tanda: &lt;? &#8230;. ?&gt;.</p>
<p>Informasi lanjut tentang PHP dapat diperoleh pada situs-situs berikut ini:</p>
<ul>
<li>PHP site (<a href="http://www.php.net/">www.php.net/</a>)</li>
<li>PHP Builder (<a href="http://www.phpbuilder.com/">www.phpbuilder.com/</a>)</li>
<li>PHP wizard (<a href="http://www.phpwizard.net/">www.phpwizard.net</a>)</li>
<li>Develover Shed (<a href="http://www.devshed.com/Server_Side/PHP/">www.devshed.com/Server_Side/PHP/</a>)</li>
</ul>
<p><strong>Contoh Kode PHP dalam HTML:</strong></p>
<blockquote>
<pre><span style="font-size: small;"><span style="font-family: courier new,courier;">&lt;?
//form.php
if ($submit) {
    Echo ("&lt;BR&gt;Nama  : $nama");
    Echo ("&lt;BR&gt;Email : $email");
    Echo ("&lt;BR&gt;JKel  : $sex");
}
?&gt;
&lt;html&gt;
&lt;head&gt;&lt;title&gt;Form Isian&lt;/title&gt;&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
&lt;? Echo ("&lt;FORM action="$PHP_SELF" method="post"&gt;") ?&gt;
&lt;P&gt;
Nama  : &lt;INPUT name="nama"&gt;&lt;BR&gt;
Email : &lt;INPUT type="text"&gt;&lt;BR&gt;
JKel  : &lt;INPUT name="sex" value="Pria"&gt; Pria
        &lt;INPUT value="Wanita"&gt;Wanita&lt;BR&gt;
&lt;INPUT type="submit" value="Kirim"&gt;&lt;INPUT type="reset"&gt;
&lt;/FORM&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;
</span></span></pre>
</blockquote>
<p>ASP (Active Server Page), salah satu produk Microsoft, adalah teknologi yang serupa dengan PHP, digunakan untuk membangun aplikasi server-side. Kode program ASP biasanya tidak tampak pada sisi client, karena ketika browser menampilkan source maka yang tampak hanya kode HTML saja, jadi kode ASP lebih aman dari pada pemakaian sejenis script lainnya (seperti JavaScript). ASP biasanya di-implementasi dengan VBScript atau Jscript. Kode ASP diapit oleh tanda &lt;% &#8230; %&gt;, perhatikan contoh berikut ini pada Gambar Contoh Kode ASP pada Server Side.</p>
<p>JSP (Java Server Page) adalah script untuk server-side yang berbasis pada bahasa Java, perlu dimengerti perbedaan-nya dengan JavaScript yang merupakan script untuk client-side. JSP merupakan solusi dari Sun Microsystem dalam pengembangan web yang dinamis. JSP mendukung koneksi ke berbagai jenis database seperti: MySQL, Oracle, Access, MS SQL, bahkan sampai pada Foxpro yang berbasis DOS. Seperti bahasa server-side yang lain, JSP memiliki kemampuan mengelola data yang ada pada server, dan hasilnya disajikan ke pengguna (client) dalam bentuk output HTML. Seperti ASP, JSP juga menggunakan tag &lt;% &#8230; %&gt; untuk mengapit instruksi-nya, perhatikan contoh berikut ini pada Gambar Contoh Kode JSP.</p>
<p><strong>Contoh Kode ASP pada Server Side</strong></p>
<blockquote>
<pre><span style="font-size: small;"><span style="font-family: courier new,courier;">
&lt;%
function cetak(kata)
      cetak = cstr(kata)
end function
Response.write "&lt;html&gt;"
Response.write "&lt;head&gt;"
Response.write "&lt;title&gt;Contoh ASP&lt;/title&gt;"
Response.write "&lt;/head&gt;"
Response.write "&lt;body&gt;
Response.write " &lt;P&gt;Fungsi Cetak menghasilkan : "
Response.write cetak("Selamat Mengenal ASP")
Response.write "&lt;/P&gt;"
Response.write "&lt;/body&gt;"
Response.write "&lt;/html&gt;"
%&gt;</span></span></pre>
</blockquote>
<p><strong>Berikut Contoh Kode JSP</strong></p>
<blockquote>
<pre><span style="font-size: small;"><span style="font-family: courier new,courier;">&lt;html&gt;
&lt;head&gt;&lt;title&gt;Contoh JSP&lt;/title&gt;&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
Membuat Fungsi Menghitung Volume Kotak &lt;br&gt;
&lt;%!
public int Volume(int P, int L, int T)
{
      return (P*L*T);
}
%&gt;
&lt;%! int panjang=10, lebar=8, tinggi=4; %&gt;
&lt;%
out.print(“Volume kotak adalah : “);
out.println(Volume(panjang, lebar, tinggi));
out.println(“&lt;p align= \”center\”&gt;”);
out.println(“&lt;img src=\”images/gambar1.jpg\”&gt;”);
out.println(“&lt;/p&gt;”);
%&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;
</span></span></pre>
</blockquote>
<p>Baca Artikel Lain: <a href="http://teknik-informatika.com/memori-chip/"><strong>Memori Chip</strong></a></p>
<p style="text-align: right;">&lt;&lt; <a href="http://teknik-informatika.com/index-teknologi-informasi/"><strong>Index Teknologi Informasi</strong></a> &gt;&gt;</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 1273px; width: 1px; height: 1px;">======================================================</div>
<img src="http://teknik-informatika.com/?ak_action=api_record_view&id=796&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknik-informatika.com/perl-php-asp-jsp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Pemrograman</title>
		<link>http://teknik-informatika.com/bahasa-pemrograman/</link>
		<comments>http://teknik-informatika.com/bahasa-pemrograman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 09:16:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Perangkat Lunak]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat lunak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknik-informatika.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[Perangkat Lunak Bahasa Pemrograman
Oleh Faisal Akib

Bahasa pemrograman adalah software bahasa komputer yang digunakan dengan cara merancang atau membuat program sesuai dengan struktur dan metode yang dimiliki oleh bahasa program itu sendiri. Komputer mengerjakan transformasi data berdasarkan kumpulan printah program yang telah dibuat oleh program. Kumpulan perintah ini harus dimengerti oleh komputer, berstruktur terntentu (syntax), dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">Perangkat Lunak Bahasa Pemrograman</span></h1>
<p>Oleh <a href="http://teknik-informatika.com/about-faisal-akib/"><strong>Faisal Akib</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 395px"><a href="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/generasi-bahasa-pemrograman.jpg"><img title="Generasi Bahasa Pemrograman" src="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/generasi-bahasa-pemrograman.jpg" alt="Generasi Bahasa Pemrograman" width="385" height="326" /></a><p class="wp-caption-text">Generasi Bahasa Pemrograman</p></div>
<p style="text-align: justify;">Bahasa pemrograman adalah software bahasa komputer yang digunakan dengan cara merancang atau membuat program sesuai dengan struktur dan metode yang dimiliki oleh bahasa program itu sendiri. Komputer mengerjakan transformasi data berdasarkan kumpulan printah program yang telah dibuat oleh program. Kumpulan perintah ini harus dimengerti oleh komputer, berstruktur terntentu (<em>syntax</em>), dan bermakna. Bahasa pemrograman merupakan notasi untuk memberikan secara tepat program komputer. Berbeda dengan bahasa, misalkan Bahasa Indonesia dan Inggris yang merupakan bahasa alamiah (<em>natural language</em>), sintaksis dan semantik bahasa pemrograman komputer ditentukan secara jelas dan terstruktur, sehingg bahasa pemrograman juga disebut sebagai bahasa formal (<em>formal language</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut tingkatannya, bahasa pemrograman dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Bahasa      pemrograman tingkat rendah (<em>low      level language</em>), merupakan bahasa pemrograman generasi pertama, bahasa      pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya      menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja      karena isinya programnya berupa kode-kode mesin.</li>
<li style="text-align: justify;">Bahasa      pemrograman tingkat menengah (<em>middle      level language</em>), merupakan bahasa pemrograman dimana pengguna instruksi      sudah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk      dimengerti karena banyak menggunakan singkatan-singkatan seperti “STO”      artinya simpan (STORE) dan “MOV” artinya pindahkan (MOVE). Yang tergolong      dalam bahasa ini adalah assembler.</li>
<li style="text-align: justify;">Bahasa      pemrograman tingkat tinggi (<em>high      level language</em>) merupakan bahasa yang mempunyai ciri lebih      terstruktur, mudah dimengerti karena menggunakan bahasa sehari-hari,      contoh bahasa level ini adalah: Delphi, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Perl,      Phyton, Basic, Visual Studio (Visual Basic, Visual FoxPro), Informix, C,      C++, ADA, Java, PHP, ASP, XML, dan lain-lain. Bahasa seperti Java, PHP,      ASP, XML biasanya digunakan untuk pemrograman pada internet, dan masih      banyak lagi yang terus berkembang yang saat ini biasanya dengan ekstensi      .net (baca: dot net) seperti Visual Basic.NET dan Delphi.Net yang      merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan pada aran berbasis internet</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sejauh ini bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi lima generasi. Setiap generasi bahasa pemrograman memiliki karakteristik tersendiri. Semakin maju generasinya maka orientasi bahasa pemrograman ini akan semakin dekat ke manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Gambar di atas menunjukkan terjadinya kecenderungan pergeseran orientasi dalam bahasa-bahasa pemrograman, dari pendekatan yang berorientasi kepada mesin menuju ke pendekatan yang berorientasi pada manusia.</p>
<h2>Bahasa Pemrograman Generasi I</h2>
<p>Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin. Program disusun dengan menggunakan bahasa mesin. Tentu saja program generasi ini sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram. Pemrogram harus benar-benar menguasai operasi komputer secara teknis. Namun bahasa generasi ini memberikan eksekusi program yang sangat cepat. Selain itu, bahasa mesin sangat bergantung pada mesin (<em>machine dependent</em>), artinya, bahasa mesin antara satu mesin dengan mesin lainnya akan berbeda.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 536px"><a href="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/kode-bahasa-mesin.jpg"><img title="Kode dalam Bahasa Mesin" src="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/kode-bahasa-mesin.jpg" alt="Kode dalam Bahasa Mesin" width="526" height="84" /></a><p class="wp-caption-text">Kode dalam Bahasa Mesin</p></div>
<h2>Bahasa Pemrograman Generasi II</h2>
<p>Bahasa pemrograman generasi kedua menggunakan bahasa rakitan (<em>assembly</em>). Sebagai pengganti kode-kode biner, digunakanlah kependekan dari kata-kata. Misalkan “MOV” untuk menyatakan “MOVE” dan JNZ yang berarti “jump non-zero”. Setiap instruksi dalam bahasa rakitan sebenarnya identik dengan satu instruksi dalam bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin mengingat perintah dalam bentuk kata-kata yang dipendekkan lebih mudah daripada mengingat deretan angka biner.</p>
<p>Berikut adalah contoh instruksi yang ditulis dalam bahasa rakitan akan menjadi seperti berikut:</p>
<p>Tampak bahwa penggunaan notasi seperti MOV AH, 02 jauh lebih mudah diingat atau dipahami daripada penulisan instruksi dalam bahasa mesin: B402 atau 1011 0100 0000 0010.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 536px"><a href="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/kode-bahasa-rakitan.jpg"><img title="Kode dalam Bahasa Rakitan" src="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/kode-bahasa-rakitan.jpg" alt="Kode dalam Bahasa Rakitan" width="526" height="84" /></a><p class="wp-caption-text">Kode dalam Bahasa Rakitan</p></div>
<h2>Bahasa Pemrograman Generasi III</h2>
<p>Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural. Sebagai bahasa prosedural, pemrogram perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya. Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia, seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu di layar dan READ untuk membaca data dari keyboard.</p>
<p>Bahasa generasi ketiga seringkali disebut sebagai <em>high level language</em> disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan manusia. Beberapa contoh bahasa pemrograman yang masuk dalam kategori generasi ketiga yaitu ADA, ALGOL, C, BASIC, COBOL, FORTRAN, dan PASCAL.</p>
<h2>Bahasa Pemrograman Generasi IV</h2>
<p>Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat. Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional. Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access di lingkungan PC dengan mudah.</p>
<p>Bahasa pemrograman generasi keempat biasa disebut sebagai <em>high level language</em> atau bahasa berorientasi pada masalah (<em>problem oriented language</em>) karena memungkinkan pemakai menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada bahasa prosedural. Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan pendekatan non-prosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana mendapatkannya. Gambar di bawah ini memberikan contoh yang menunjukkan perbedaan bahasa prosedural dan non-prosedural dalam memperoleh data tentang seorang mahasiswa.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 536px"><a href="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/bahasa-prosedural-non-prosedural.jpg"><img title="Bahasa Prosedural dan Non Prosedural" src="http://www.teknik-informatika.com/images/pti/software/bahasa-prosedural-non-prosedural.jpg" alt="Bahasa Prosedural dan Non Prosedural" width="526" height="238" /></a><p class="wp-caption-text">Bahasa Prosedural dan Non Prosedural</p></div>
<h2>Bahasa Pemrograman Generasi V</h2>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Bahasa pemrograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa-bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence</em>). Kecerdasan buatan adalah disiplin dalam ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai aplikasi kecerdasan manusia adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Pemrosesan      bahasa alami (<em>natural language      processing</em>), yakni mengatur komputer agar bisa berkomunikasi dengan      manusia melalui bahasa manusia (Indonesia, Inggris, Spanyol,      Prancis, dan sebagainya).</li>
<li>Pengedalian      robotika dan sensor mata.</li>
<li>Aplikasi      sistem pakar (<em>expert system</em>)      yang meniru seorang pakar di bidang tertentu sehingga bisa menghasilkan      nasehat atau pemikiran yang setara dengan seorang pakar.</li>
</ul>
<p>Dengan menggunakan bahasa generasi kelima dimungkinkan untuk melakukan perintah dengan cara percakapan seperti berikut:</p>
<p>“Tampilkan semua nama mahasiswa yang IPK-nya di atas 3,0 dan urutkan berdasarkan IP secara descending”</p>
<p>PROLOG dan LISP merupakan dua contoh bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan</p>
<p>Baca Artikel Lain: <a href="http://teknik-informatika.com/sejarah-komputer-generasi-i/"><strong>Sejarah Komputer Generasi I</strong></a></p>
<p style="text-align: right;">&lt;&lt; <a href="http://teknik-informatika.com/index-teknologi-informasi/"><strong>Index Teknologi Informasi</strong></a> &gt;&gt;</p>
<img src="http://teknik-informatika.com/?ak_action=api_record_view&id=502&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknik-informatika.com/bahasa-pemrograman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
