Artikel Teknologi Informasi dan Sistem Informasi

pembaca kartu

perangkat komputer

Perangkat Input Pembaca Kartu

Oleh Faisal Akib

Pembaca Kartu Magnetik

Pembaca Kartu Magnetis

Pembaca Kartu Magnetis

Kartu magnetik berbentuk seperti kartu kredit yang dilengkapi dengan pita magnetik. Pada pita magnetik ini data tertentu dapat diletakkan. Data yang ditempatkan pada pita ini dapat berupa nomor induk pegawai, identitas bank dan nomor rekening nasabah, dan lain-lain. Dengan menggunakan pembaca kartu magnetik (Magnetic Card Reader – MCR), data pada pita tersebut dibaca dan dimengerti oleh komputer. Contoh penggunaan kartu magnetik adalah pada kartu ATM. Pada mesin ATM ini terdapat pembaca kartu magnetik.

Pembaca Kartu Cerdas

Pembaca Kartu Cerdas

Pembaca Kartu Cerdas

Kartu cerdas atau smart card sebenarnya merupakan sebuah komputer berukuran mini karena dilengkapi dengan chip yang mengandung microprosesor, RAM, dan ROM, bahkan sistem operasi dengan keamanan yang sangat tinggi. Kartu ini bisa digunakan untuk menyimpan data pasien dan riwayat kesehatannya, data nasabah dan transaksi yang pernah dilakukannya. Di Indonesia, kartu cerdas dipakai antara lain untuk kartu prabayar dan kartu tabungan. Untuk membaca isi kartu cerdas diperlukan alat yang disebut pembaca kartu cerdas (smart card reader).

Baca Artikel Lain: Teknologi Informasi Bidang Pendidikan

<< Index Teknologi Informasi >>

Popularity: 3% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • Twitter
  • email
  • PDF
  • Reddit
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Bookmarks

2 Comments to “Perangkat Input Pembaca Kartu”

  1. By dodie, 03/12/2009 @ 22:08

    mw nanya klo alat sensor yang ada di pusat perbelanjaan, itu namanya apa ..??jadi klo barang yang belum dibayar, tapi mw keluar, alarm berbunyi. Nama alatnya apa ..?? cara kerja nya gimna ..??thx ya.

  2. By Faisal, 09/12/2009 @ 15:07

    terima kasih telah berkunjung, maaf baru sempat direspon.
    pada prinsipnya sensor-alarm ini bekerja seperti layaknya sensor2 lainnya, khusus untuk jenis ini biasanya diberi nama “anti-shoplifting alarm system” atau “retail anti-theft system”. Biasanya diswalayan beberapa barang dipasangi sebuag tag atau label dan hanya bisa dilepas atau dinetralisir pada kasir. Kemudian di kasir (pintu keluar) biasanya terdapat sepasang “radio frequency (RF) based checkpoint”. RF inilah yang akan menangkap sinyal dari tag/label yang dipasang pada produk tertentu. Tag ini bentuknya bisa macam2 bentuknya.
    Mudah2an membantu

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply