Artikel Teknologi Informasi dan Sistem Informasi

bridge

switch

Komponen Jaringan: Bridge dan Switch

Oleh Faisal Akib

Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.

Switch yang dimaksud di sini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu :

  • cut-through
  • store-and-forward.

Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan. Switch store-and-forward, kebalikannya, menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan. Waktu yang diperlukan untuk memeriksa satu paket memakan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tak mengganggu jaringan. Dengan teknologi terbaru, kecepatan switch store-and-forward ditingkatkan sehingga mendekati kecepatan switch cut-through. Di pasaran Anda juga bisa memilih switch hibrid yang menggabungkan arsitektur cut-through dan store-and-forward.

Dengan switch, Anda mendapatkan keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada “shared network.” Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling terhubung disebut “collapsed backbone.” Saat ini banyak orang memilih menggunakan jaringan Ethernet 10Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100Mbps pada koneksi ke server. Untuk keperluan ini digunakan switch 10/100 yang biasanya memiliki beberapa (4-24) port 10Mbps untuk koneksi ke komputer klien dan 1 port 100Mbps ke komputer server.

Product sejenis ini adalah:

  • 3com superstack, corebuilder
  • cisco catalyst
  • dlink

Baca Artikel Lain: Komunikasi Data

<< Index Jaringan Komputer >>

Popularity: 6% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • Twitter
  • email
  • PDF
  • Reddit
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Bookmarks

7 Comments to “Bridge dan Switch”

  1. Long Distance Wireless Router — 20/06/2009 @ 06:14

  2. Prinsip Kerja Router | TEKNIK INFORMATIKA — 07/07/2009 @ 11:25

  3. Peta Jaringan Komputer | TEKNIK INFORMATIKA — 20/07/2009 @ 12:53

  4. APA ITU JARINGAN KOMPUTER? | TEKNIK INFORMATIKA — 24/07/2009 @ 13:06

  5. HIGH LEVEL DATA LINK CONTROL | TEKNIK INFORMATIKA — 01/08/2009 @ 17:14

  6. TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER | TEKNIK INFORMATIKA — 17/08/2009 @ 01:11

  7. Jaringan komputer dan komunikasi data « Nurul Husnah pmatsub09 — 30/11/2009 @ 22:27

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply